arti hidup



Jalanan penantian sang pujangga yang enggan untuk melangkah karena takut akan personal seseorang yang lebih tangguh. Apa arti hidup tanpa linangan air mata, apa arti keluarga tanpa persatuan, apa arti kesuksesan tanpa perjuangan. Dalam kurun waktu kita akan kembali kepada-Nya apa yang perlu kita banggakan. Mengapa kita sebagai manuisa kecil hanya "Kebahagiaan" yang kita junjung, pada hakikatnya kita tak butuh, hanya satu yang kita butuhkan yaitu bermunajat dijalannya itulah yang kita butuhkan. Mematuhi segala perintah-Nya, dan menghindari dari suatu perkara yang menghalagi jalannya.
Daya kita hanya sebatas kematian, apalah daya kita untuk bernafaspun itu keuntungan yang sangat besar buat kita. jika nafas itu terhenti dalam kehendak-Nya. Kita hanya dapat terdiam tanpa bahasa, cukuplah kita bersyukur atas apa yang Allah berikan pada kita, dengan Sholat tepat pada awaktunya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seminar National dan pembagian hadiah National Calligraphy Competition (NCC) oleh Al-Ustadz Muhammad Nur Lc.M.H

Langkahku (cerpen)

Hadirmu Adalah Hidupku