Langkahku (cerpen)
Langkahku
Diera
globale ini adalah salah satu jenjang yang sangat ditunggu-tunggu bagi para
pemuda untuk mengekpost kebutuhan kuliner, dengan bergabai karya-karya yang
sangat menakjubkan ditambah dari berbagai sisi-sisi yang tak terduga-duga. Langkah
demi langkah, zero to the hero itu adalah andalan para orang sukses.
Di sudut
bagunan yang bercat hijau sedikit suram tetapi sangat damai, hei aku kirana
laksyta, pangilan aslinya sih kiran atau kirana. Hidup itu bagaikan sekuncup
cuplikan sandiwara yang mana aku adalah pemeran utama yang berhasil membuat
para penonton puas dengan karakterku.
Angin yang
menghembus dari barat kearah indoneisa yang biasa disebut angina muson, kini
menjadi santapan para pelajar yang asyik menghafal pelajarannya setiap pagi,
dikeranakan tempat kita yang tinggi jadi makin kerasa anginya.
Kirana yang
sedang duduk tersapu angin dengan merenung menikmati pemandangan, “hai kamu”,
dengan menepuk bahu sebelah kanannya, “a,,, apaan sih”, dengan terkaget
sepontan kirana berdiri dengan tangan kanan dan kirinya memegang pingul,
seperti siap untuk menghantam beberapa celotehan yang kurang enak didengar,
“woi kaget pun aku tu”, dengan tertawa terbahak-bahak teman kiran sangat puas
dengan perbuatannya, “makanya jangan menyendiri gitu dong, temen-temen yang
lain pada belajar kamu, malah terdiam tanpa bahasa”.
Jalan yang
sunyi adalah jalan yang tidak diragukanlagi langkahnya karena kearah mana pun
pasti melewati jalan itu. Laras Wati adalah teman baik kirana dari SD hingga
saat ini berada dijenjang SMA. Aku tak sepintar laras yang selalu naik kelas.....?
Komentar
Posting Komentar